Sabtu, 09 Juli 2011

MAHATMA GHANDI


   Waktu bangsa India mulai memperjuangkan kemerdekaan negaranya, ada yang ingin melawan Inggris dengan kekerasan dan senjata. Tetapi Ghandi berkata: “Kamu semua harus siap menghadapi maut, tetapi kamu sendiri tidak boleh membunuh. Anggaplah musuhmu sebagai saudaramu yang bodoh. Kita hanya memenangkan perjuangan, jika kita dapat membunuh rasa benci dalam hati sanubari musuh kita.”
   Ghandi mulai memimpin suatu gerakkan massa untuk menentang peraturan-peraturan pemerintah Inggris yang tidak adil, tetapi tanpa memakai kekerasan. Ia sering pergi mengunjungi kota lain untuk bertemu dengan para pengikutnya agar mereka tetap menjalankan ajarannya. Hal itu dibuat melalui pidato-pidato, tulisan-tulisan, dan terutama melalui contoh teladan hidupnya.
   Akhirnya, tibalah saat yang dinantikannya, yakni pada tahun 1947, India mendapat kemerdekaan setelah perjuangan yang sangat lama. Orang yang paling berjasa dalam meraih kemerdekaan itu ialah Mahatma Ghandi. Setelah memperoleh kemerdekaan, di negeri itu timbul perselisihan antara orang-orang yang beragama Hindu dan Islam. Ada sebagian warga Hindu yang menyangka bahwa Ghandi terlalu lunak dan memihak orang Islam. Pada tanggal 30 January 1948, Ghandi ditembak mati oleh pemuda Hindu yang fanatic. Begitulah akhir hidup salah seorang tokoh pejuang tanpa kekerasan. Ia mati terbunuh karena kekerasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar