Kim Jong-il adalah pemimpin terkuat dan tertinggi di Korea Utara setelah masa ayahnya, Kim Il-sung. Dia memiliki serangkaian jabatan inti dengan sekaligus termasuk sekretariat umum partai buruh , ketua komite pertanahan nasional, panglima tertinggi pasukan militer Korea Utara, anggota tetap senior dalam komite sentral partai buruh, anggota militer sentral partai buruh, anggota dewan perwakilan rakyat tertinggi, dan lain lain.
Setelah ditetapkan sebagai pewaris ayahnya menjelang pertengahan 1970an, dia mulai tampil di pusat panggung politik dengan menjabat posisi utama seperti sekretariat komite sentral partai buruh dan anggota komite sentral bagian politik dalam partai buruh.
Pada tahun 1990, Kim Jong-il secara de fakto menjadi ranking ke-2 dalam deretan kekuatan dengan dilantik sebagai wakil ketua komite pertahanan nasional, kemudian tahun 1991, dia menjabat sebagai panglima tertinggi pasukan rakyat Korea. Hingga proses persiapan pewarisan Kim Jong-il selesai saat dia menjadi ketua komite pertahaan nasional pada tahun 1993.
Dia mengatasi krisis setelah kematian Kim Il-sung sepanjang 3 tahun dengan sistem ‘pemerintahan oleh ajaran dan pikiran ayahnya’ dari mulai 1994. Dengan menjabat sebagai sekretaris umum partai buruh Korea tahun 1997, era Kim Jong-il dimulai secara nyata.
Kim Jong-il dikenal memiliki hobi khususnya pada perfilman. Sifatnya aktif dan pandai bicara. Dia memanfaatkan slogan ‘kebijakan yang mengutamakan militer’ untuk menguatkan pondasi politiknya secara kokoh. Walaupun Kim Jong-il menaruh perhatian pada penerapan faktor ekonomi pasar pada perekonomian mereka, tetapi masih diragukan bagaimana negara komunis itu menerapkan sistem ekonomi mereka dalam keadaan kekurangan infrastruktur dan kekurangan pangan kronis.
Desas-desus terkait kelahiran Kim Jong-il
Secara garis besar ada 3 versi tentang tempat lahirnya Kim Jong-il. Alasan mengapa tempat asalnya diisukan, adalah lataran masalah itu langsung terkait dengan pembenaran pewarisan kekuatannya. Seluruh sejarah modern Korea Utara direvisi dengan sejarah yang bertujuan membenarkan sistem kekuatan tunggal, Kim il-sung, dan menggunakan sejarah yang sulit ditemui fakta-faktanya itu sebagai landasan dasar untuk membenarkan tindakan pewarisan kekuatannya kepada anaknya, Kim Jong-il.
Oleh karena itu, cerita tentang tempat lahirnya harus memiliki unsur mitos yang dramatis dan agung untuk membuat semua orang menganggap dia sebagai pahlawan atau pemimin mereka di masa depan. Korea Utara mengklaim, Kim Jong-il dilahirkan di tempat tersembunyi di gunung Baekdu pada saat perang, yang sekarang menjadi tempat suci untuk ziarah (khususnya pemuda) orang Korea Utara.
Tetapi, pandangan dominan adalah bahwa tempat lahir sebenarnya adalah Viatsk, 60 Km dari Khabarovsk, dimana ada tempat markas besar brigade khusus ke-88 militer Rusia. Cerita ketiga mengklaim bahwa dia dilahirkan di rumah sakit Soviet di Harmatan, di daerah yang terletak 500 km selatan dari Viatsk dan terdapat di tengah antara Vladivostok dan Bolosilov. Cerita tentang Kim Jong-il yang kontroversial itu bertujuan untuk menekankan upaya perjuangan anti kolonial Jepang dalam marga Kim Il-sung dan Kim Jong il yang dilahirkan di tengah sejarah perjuangan dramatis itu cukup memiliki kemampuan sebagai pemimpin di masa depan.
